Breaking News
Dunia gencar smartphone 5G, Mediatek sedot Untung Hingga 70 Persen
Dunia gencar smartphone 5G, Mediatek sedot Untung Hingga 70 Persen

Dunia gencar smartphone 5G, Mediatek sedot Untung Hingga 70 Persen

Pasar smartphone 5G merebak, hal ini menjadi satu keuntungan besar untuk Mediatek. Perusahaan teknologi ternama di Taiwan ini tengah mengalami lonjakan pendapatan dan pangsa pasar secara keseluruhan. Mediatek, melalui penguguman resminya baru-baru ini, menyebutkan bahwa mereka berhasil meraup pendapatan sekitar 1,32 miliar Dolar AS pada April 2021. Hal ini berarti pertumbuhan dari tahun ke tahun (YoY) perusahaan ini lebih dari 70 persen.

Perusahaan raksasa pemasok chip tersohor tersebut mengungkapkan penjualan bersih di bulan April ini sebesar 36.572 juta Dolar Taiwan. Dan jika di konversikan ke dalam US Dollar, nilainya berkisar 1,32 miliar Dolar AS. Jumlah yang fantastis kalau dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun lalu, dimana perusahaan mendulang pendapatan kisaran 20.546 Dolar Taiwan atau sekitar 735 juta an Dolar AS.Dalam laporan tersebut, perusahaan juga membagi penjualan bersih akumulasi untuk tiga bulan pertama  tahun ini, termasuk bulan April. Disana pun bisa kita lihat pertumbuhan pendapatan perusahan YoY sebesar 77,63 persen, dengan rincian penjualan selama tiga bulan pertama tahun ini senilai 144.605 Dolar Taiwan atau setara dengan 5,18 miliar Dolar AS, dibandingkan dengan tahun lalu dengan periode waktu yang sama, tercatat penjualan perusahaan senilai 81.409 Dolar Taiwan atau sekitar 2,91 miliar an Dolar AS.

TRENDING :  Hasil Pertandingan Spezia vs Atalanta : Score Akhir 1-3

Akan tetapi, Mediatek dengan laporan ini juga, tercatat alami sedikit penurunan periode bulanan. Diterangkan bahwa terjadi penurunan penjualan sebesar 8,91 persen periode bulanan, meskipun perbandingan tahunan mereka masih terhitung mengalami pertumbuhan yang sangat besar.

Melihat perkembangan teknologi smartphone yang pesat, perusahaan produsen smartphone dunia pun terus berlomba lomba memproduksi ponsel ponsel unggulan mereka. Hal ini tentu akan jadi sebab semakin bertumbuhnya perusahaan perusahaan produsen chipset dunia, termasuk Mediatek. Akan terus berkembang permintaan chipset unggulan untuk ponsel pintar unggulan mereka.

Sepertinya Indonesia perlu 1 orang jenius lagi, dibidang ini, buat perusahaan chipset untuk dunia. Untuk semakin mengenalkan Indonesia pada dunia. Andakah orangnya? hehe