Breaking News
Canelo Tumbang, Dmitry Biyol Pertahankan Gelar WBA
Canelo Tumbang, Dmitry Biyol Pertahankan Gelar WBA

Canelo Tumbang, Dmitry Biyol Pertahankan Gelar WBA

Canelo Tumbang, Dmitry Biyol Pertahankan Gelar WBA

Petinju Rusia Dmitry Bivol suskes menjaga gelar kelas berat enteng WBA selesai menaklukkan Canelo Alvarez di T-Mobile Tempat, Nevada, AS, Minggu (8/5/2022) siang. Bivol menang angka mutlak dalam pertempuran 12 ronde. Canelo cuma menang 5 dari 12 ronde yang diadakan. Petinju asal Meksiko itu kerepotan hadapi Bivol yang tampil oke. Tiga juri, Team Cheatham, Dave Moretti dan Steve Weisfeld, memberi score yang serupa tepat, 115-113, untuk Bivol.

Alvarez jadi juara di empat seksi berlainan: kelas welter super, kelas menengah, kelas menengah super dan kelas berat enteng. Petinju berumur 31 tahun ini merampas mahkota kelas berat enteng (WBO) dari sama-sama Rusia Sergey Kovalev, yang ia taklukkan di dalam 11 ronde di MGM Grand Garden Arena, pada 2 November 2019.

TRENDING :  Fighter UFC Tony Ferguson Alami KO Hingga Harus Dilarikan ke Medis

Sementara untuk Bivol, kemenangan tidak cuma menjaga gelar, tetapi juga mencatatkan rekor tidak pernah kalah di dalam 20 pertempuran. Bivol tiba ke pertempuran versi Canelo dengan rekor 19 kemenangan, 11 salah satunya dengan KO.

Selamat Cinco de Mayo. Saya menunjukkan ini hari jika saya yang terbaik, saya menjaga sabuk saya, maaf saya menghancurkan gagasan Anda untuk pertempuran ke-3 dengan Gennady Golovkin,” kata Bivol dikutip Marca.

“Saya yakin dalam diri saya, beberapa orang saya yakin pada saya, team saya yakin pada saya. saya mengetahui saya akan dipukul pada lengan, saya bertahan. Saya selalu yakin dalam diri saya sendiri, saya yakin dalam diri saya sendiri. Saya nikmati semua pertempuran, olokan, semua.

TRENDING :  Aman di 4 Besar, Barcelona Siapkan Gelar Besar Musim Depan

” Bivol terlahir di Tokmak, Kirgistan, tapi keluarganya berpindah ke Rusia di mana ia mengawali karierr tinjunya, sebagai seorang pemula ia memenangi dua gelar dunia U17, 2x dikukuhkan sebagai juara nasional dan memenangi perunggu di Kejuaraan Tinju Pemuda Dunia AIBA 2008, tinggalkan rekornya dengan 268 kemenangan dan 15 kekalahan.

Canelo Alvarez tiba dari jadi juara kelas menengah super yang tidak terpungkiri sesudah menaklukkan Caleb Plant pada November 2021. “Tidak ada argumen, ia petarung luar biasa, Anda harus terima kekalahan,” kata Canelo.

“Ia masuk atau keluar, ia memakai jaraknya secara baik, saya lakukan lumayan banyak untuk menang, tetapi demikianlah ada.”